Oleh: Bintang Editor: TIM Media Banjarbaru. 26 April 2026
BANJARBARU— Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STAI Al-Falah Banjarbaru mencatatkan sejarah baru dalam roda kaderisasinya. Pertama kalinya, PMII STAI Al-Falah Banjarbaru berhasil menyelenggarakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) Ke-I secara mandiri yang puncaknya berlangsung selama tiga hari, yakni 23 hingga 25 April 2026, bertempat di Mushola Nurul Huda (Karfa Coffe).
Mengusung tema besar "Konstruksi Pola Pikir Kader Dalam Menyongsong Indonesia Emas Melalui Gerakan PMII", pelatihan ini didesain tidak sekadar sebagai ajang belajar biasa, melainkan sebagai ruang proses untuk mengasah nalar kritis, memperluas jaringan, dan membangun fondasi pergerakan yang solid bagi para kader.
Ketua Komisariat PMII STAI Al-Falah Banjarbaru, Bintang Saputra, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Kegiatan ini diinisiasi dan dieksekusi langsung berkat kolaborasi erat antara pengurus Rayon Tarbiyah dan Rayon Syariah.
"PKD PMII STAI Al-Falah Banjarbaru adalah kegiatan yang baru pertama kali diadakan oleh pengurus Rayon Tarbiyah dan Rayon Syariah. Ini akan menjadi catatan sejarah, PMII STAI Al-Falah Banjarbaru bisa mengadakan PKD secara mandiri, yang dulunya merupakan kegiatan gabungan dari empat kampus, yakni UNISKA Banjarbaru, UAY Banjarbaru, dan ULM Banjarbaru dan sekarang ini bisa mengadakan dengan hasil yang memuaskan," ujar Bintang.
Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari persiapan matang kepanitiaan. Sebelumnya, tahapan pendaftaran telah dibuka sejak 16 hingga 22 April 2026 dengan biaya registrasi sebesar Rp25.000 untuk internal PMII dan Rp50.000 untuk eksternal. Pendaftaran difokuskan secara offline di Sekretariat PR Tarbiyah & Syari'ah PMII STAI Al-Falah dengan narahubung Sahabat Bintang Saputra dan Sahabat Suhaimi. Para calon peserta juga harus melalui tahapan screening ketat pada 22 April 2026 sebelum diizinkan mengikuti pelaksanaan hari H.
Melalui proses kaderisasi tingkat menengah yang panjang tersebut, PMII STAI Al-Falah resmi mengukuhkan 12 anggota yang kini sah menyandang status sebagai Kader Mujahid. Pengurus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kader-kader berikut:
1. Sahabat Suhaimi
2. Sahabat Haikal Kamil
3. Sahabat M. Bilalludin
4. Sahabat M. Jefry Al Buckhari
5. Sahabat M. Buhari
6. Sahabat M. Syarif Hidayat
7. Sahabat Muhammad Zaki
8. Sahabat Husni Athoillah
9. Sahabat Razqa Al Fariha Fasya
10. Sahabati Siti Khadijah Alaydrus
11. Sahabati Syahda Malika Khaira
12. Sahabati Haura
Pihak pengurus menaruh harapan besar kepada para Kader Mujahid yang baru saja dibaiat. Ilmu, materi, dan pengalaman yang didapatkan selama masa pelatihan diharapkan dapat menjadi bekal utama untuk terus berproses dan bermanfaat di tengah masyarakat.
Para kader didorong untuk tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus mengasah nalar kritis, memperluas jaringan (networking), serta membangun fondasi pergerakan yang semakin solid di masa depan.
"Selamat menyandang status sebagai Kader Mujahid. Semoga ilmu yang didapat selama pelatihan menjadi bekal untuk terus berproses. Teruslah upgrade diri dan teruskan roda pergerakan dengan memegang teguh nilai; Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh. Tangan Terkepal dan Maju ke Muka! Salam Pergerakan!" tutup pernyataan resmi Pengurus Komisariat.
Bagi mahasiswa maupun masyarakat yang ingin mengikuti rekam jejak kegiatan dan pergerakan PMII STAI Al-Falah Banjarbaru ke depannya, dapat memantau langsung melalui akun Instagram resmi di @pk.pmii.staialfalah.bjb.